Sebagai negara yang dijuluki dengan sebutan negara agraris, tentunya Indonesia sangat bergantung pada sektor pertanian dalam upaya untuk pemenuhan kebutuhan nasionalnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan populasi masyarakat Indonesia kini telah menyentuh total 261.890.900 jiwa (BPS, 2018). Tentunya hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan nasionalnya.

Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/02/13/lindungi-petani-dan-peternak-asuransi-pertanian-serentak-diterapkan-tahun-2021[/caption]

Saat ini, dunia telah memasuki masa Revolusi Industri 4.0 dimana internet sangat berperan penting dalam menunjang aktifitas kehidupan. Dengan adanya internet diharapkan dapat memudahkan manusia dalam menjalani aktivitasnya tidak terkecuali pada sektor pertanian yang mana dengan memasuki masa Revolusi Industri 4.0 dapat meningkatkan produktifitas dan kuantitas hasil pertanian sehingga dapat memenuhi kebutuhan padangan nasional.

Implementasi Industri 4.0 dapat diterapkan dengan lima teknologi utama ini yaiut Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, Teknologi Robotik dan Sensor, serta Big Data. Untuk itu Indonesia tengah menerapkan inovasi di bidang pertanian seperti pertanian presisi, vertical garden, smart farming, otomatisasi alsintan, pemanfaatan irigasi, pengembangan varietas tanaman, penggunaan drone atas pesawat tanpa awak untuk deteksi tanaman dan penggunaan berbagai aplikasi seperti aplikasi Katam. Diharapkan dengan adanya inovasi di sektor pertanian ini dapat meningkatkan produksi tanaman pertanian.

Categories: Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »